Sabtu, 02 November 2019

PERKENANAN TUHAN



PERKENANAN
TUHAN

“Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya,
Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati
dengan keselamatan..” Mazmur 149:4

Mazmur 149:1- 9 mengajar kita tentang
istilah “Umat Tuhan”. Kata “Umat”
dalam kamus bahasa indonesia di definisikan sebagai:
para penganut (pemeluk, pengikut)
suatu agama; penganut nabi.
Kamus hanya mendefinisikan arti hurufiahnya,
tapi kalau kita pelajari lebih lanjut, maka kata “Umat” adalah
sebuah kata yang kedalaman maknanya bergantung kepada
siapa yang dijadikan sesembahannya. Misalnya kita sebut sebagai
“Umat Tuhan”. Maka kata “Umat Tuhan”
mengandung banyak dimensi, yaitu :

Dimensi
Pertama, orang-orang yang dipilih dan diangkat Tuhan
untuk dijadikan sebagai orangorang milik Tuhan.
“Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-Ku
dan Aku akan menjadi Allahmu, supaya kamu
mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allahmu,
yang membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir.”
(Keluaran 6:6).

Kedua, orang-orang yang ditebus Tuhan untuk menjadi milik Tuhan sendiri.
“sedangkan TUHAN telah mengambil kamu dan membawa kamu keluar dari dapur peleburan besi, dari Mesir, untuk menjadi umat milik-Nya sendiri, seperti yang terjadi sekarang ini.” (Ulangan 4:20). 

Ketiga, orang-orang yang dipilih dan dikuduskan oleh Tuhan, dan dijadikan sebagai kesayangan-Nya. “Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayanganNya.” (Ulangan 7:6).

Keempat, orang-orang yang menerima janji Tuhan, bahwa Tuhan akan berada di tengahtengah umat tebusan-Nya sendiri. “Dari manakah gerangan akan diketahui, bahwa aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, yakni aku dengan umat-Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan bersama-sama dengan kami, sehingga kami, aku dengan umatMu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini.” (Keluaran 33:16).

Kelima, orang-orang yang kehidupannya dibedakan oleh Tuhan dari orang-orang yang bukan umat Tuhan sendiri. “Dan Iapun akan mengangkat engkau di atas segala bangsa yang telah dijadikan-Nya, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka engkau akan menjadi umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu, seperti yang dijanjikan-Nya.” (Ulangan 26:19).

Mahkota 
Seluruh dimensi umat Tuhan, digambarkan oleh pemazmur dengan satu kalimat di ayat 4, “Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan.” Inilah yang menjadi alasan dari Pemazmur, melalui mazmur ini untuk mengajak “Umat Tuhan” memuji dan memuliakan Tuhan dengan sorak sorai, tarian dan dengan rebana serta kecapi, dengan hati yang bersuka ria, serta kebanggaan akan Tuhan. Dalam Perjanjian Baru rasul Petrus berbicara kepada setiap orang yang percaya kepada Yesus, “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.” (I Petrus 2:9-10) Oleh penebusan Kristus, maka kita menjadi umat pilihan-Nya, menjadi kesayanganNya dan beroleh belas kasihanNya. Itulah sebabnya 
Tuhan disebut sebagai Imanuel, yaitu Allah yang tinggal di dalam hidup kita
dan selalu menyertai kita. Jadikanlah dirimu untuk tetap berkenan kepada-Nya – Haleluya !









gabriel@blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERKENANAN TUHAN

PERKENANAN TUHAN “Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan..” Mazm...